Free Web Hosting by Netfirms
Web Hosting by Netfirms | Free Domain Names by Netfirms

PROXY HTTP DENGAN SQUID
 

 

Dengan menggunakan proxy http sendiri, kita dapat menghemat bandwidth kita yang pas-pas an karena proxy menyimpan objek-objek http yang pernah kita kunjungi sebelumnya, berikut installasi dan penggunaan proxy http secara singkat dengan menggunakan SQUID :

Kita dapat memperoleh file source dan dokumentasi lengkap di
http://www.squid-cache.org . kemudian kita compile dan install, berikut ini :

        # tar -xzvf squid-2.4.STABLE6.tar.gz

        # cd squid-2.4.STABLE6/

        # ./configure --prefix=/usr/local/squid

        # make

        # make install


sebelum menjalankan SQUID kita edit dulu file squid.conf di /usr/local/squid/etc/ ,
edit bagian-bagian berikut untuk konfigurasai minimal :

http_port 8080                                           #default nya 3128
cache_dir ufs /usr/squid/cache 500 16 256    #sesuaikan dimana cache akan diletakkan
acl intranet src 192.168.0.0/24                    #access dari client
http_access allow intranet 
http_access deny all 
icp_access allow intranet
icp_access deny all

setelah itu, kita membuat direktori cache, dengan :

         # /usr/local/squid/bin/squid -z

baru kemudian kita jalankan :

         # /usr/local/squid/bin/squid


Sudah rampung kayaknya , heheheh ..... oh iya jangan lupa juga disetting Internet Explorer di komputer client , arahkan ke server port 8080.

Apabila ukuran cache_dir kecil (e.g 1 GB) sebaiknya disetting juga bagian:

maximum_object_size 1000 KB #( default 4096 KB ) max. objek yg akan disimpan. 
cache_swap_low 70       
#( default 90 ) batas dimulai pergantian object cache.
cache_swap_high 85       #
( default 95 ) pergantian objek cache akan mulai aggresive.
reference_age 1 week    
#(default 1 year) lama objek akan tersimpan.

 

G-net Pekalongan, may 2002 by esteh

Back to INDEX